Di SD Negeri 2 Banda Baro, para guru telah mengimplementasikan praktik baik dalam membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berdeferensiasi melalui aplikasi Platform Merdeka Mengajar (PMM). Praktik ini bertujuan untuk menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan, minat, dan gaya belajar siswa yang beragam.
Salah satu guru, Ibu Lindawti, adalah contoh yang menonjol dalam penggunaan aplikasi PMM. Ibu Lindawati memulai prosesnya dengan menganalisis kebutuhan dan karakteristik setiap siswa di kelasnya. Melalui aplikasi PMM, ia dapat mengakses berbagai sumber daya dan modul pembelajaran yang mendukung pembuatan RPP berdeferensiasi.
Dalam membuat RPP berdeferensiasi, Ibu Siti mengelompokkan siswa berdasarkan kemampuan mereka dalam memahami materi pelajaran. Misalnya, untuk mata pelajaran Matematika, ia membagi siswa menjadi beberapa kelompok: kelompok pemula, kelompok menengah, dan kelompok mahir. Setiap kelompok mendapatkan pendekatan pembelajaran dan tugas yang berbeda sesuai dengan tingkat pemahaman mereka.
Untuk kelompok pemula, Ibu Lindawti menggunakan alat bantu visual dan manipulatif untuk memperjelas konsep dasar. Kelompok menengah diberi tantangan yang lebih kompleks, sementara kelompok mahir diberikan proyek-proyek yang mendorong mereka untuk berpikir kritis dan kreatif. Aplikasi PMM membantu Ibu Lindawti merancang aktivitas dan menyediakan bahan ajar yang sesuai untuk setiap kelompok.
Selain itu, Ibu linda juga mengintegrasikan minat siswa ke dalam pembelajaran. Ia mengidentifikasi minat siswa melalui survei dan observasi, lalu mengaitkan materi pelajaran dengan topik-topik yang mereka sukai. Misalnya, jika beberapa siswa tertarik pada dunia hewan, Ibu Lindawti menggunakan contoh-contoh dari biologi hewan untuk menjelaskan konsep matematika atau sains.
Penggunaan aplikasi PMM dalam pembuatan RPP berdeferensiasi oleh Ibu Lindawti tidak hanya meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa, tetapi juga memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan perhatian dan dukungan sesuai dengan kebutuhan mereka. Hal ini menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan efektif, yang pada akhirnya meningkatkan hasil belajar siswa.

