SDN 2 BANDA BARO

Silaturahmi




 Kata 'silaturahmi' berasal dari istilah bahasa Arab yakni 'silaturahim'. M. Quraish Shihab dalam bukunya Lentera Al-Quran, menguraikan arti dari silaturahim yang terdiri dari dua kata; 'shilat' dan 'rahim'.

Asal kata 'shilat' adalah 'washala' yang artinya menyambung, atau menghimpun. Sementara 'rahim' berarti kasih sayang atau peranakan atau kandungan.

Makna lebih jelasnya mengenai silaturahmi, Nabi SAW kemukakan melalui sabdanya riwayat dari Abdullah bin Amru:

لَيْسَ الْوَاصِلُ بِالْمُكَافِي وَلَكِنْ الْوَاصِلُ الَّذِي إِذَا قُطِعَتْ رَحِمَهُ وَصَلَهَا

Artinya: "Bukanlah orang yang menyambung silaturahmi itu dengan membalas kebaikan dengan kebaikan semisalnya; tetapi orang yang menyambung silaturahim adalah orang yang berusaha menyambung kembali silaturahim setelah sebelumnya diputuskan oleh pihak lain." (HR Bukhari, Tirmidzi, & Ahmad)

Silaturahmi dikatakan sebagai aktivitas sehari-hari yang memiliki muatan ibadah, sunnah Rasul SAW, serta punya banyak keutamaan dan manfaat. Bersilaturahmi dikatakan tidaklah sulit, karena minimal dapat dilakukan dengan mengucapkan salam kepada sesama, atau berkunjung menemuinya

Manfaat Silaturahmi

Dibalik silaturahmi yang mampu menyambung tali persaudaraan, ada sejumlah manfaat lain darinya. Rizem Aizid dalam buku Agar Rezekimu Tak Seret menguraikan sejumlah kegunaa

Dalam hadits Qudsi, "Siapa yang menyambung silaturahim, maka akan Aku sambung rahmat-Ku untuknya. Dan siapa yang memutuskan silaturahim, maka Aku putuskan pula rahmat-Ku untuknya." (HR Tirmidzi & Abu Dawud)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
SDN 2 BANDA BARO